Jumat, 23 Desember 2011

10 Cara Diet Sehat & Sederhana

  1. Pertama-tama kenali tubuh sendiri.
    Berhentilah membandingkan dengan tubuh teman-teman Anda. Saat Anda mengenal cara kerja tubuh sendiri, maka akan lebih mudah untuk memenuhi apa yang dibutuhkannya.
  2. Makan secara teratur dengan menu dan porsi yang cukup.
    Seperti kata pepatah, "Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang."
  3. Lebih banyak konsumsi buah dan sayur.
    Orang langsing rata-rata makan lebih dari satu sajian buah dan makan lebih banyak serat dan kurang lemak dibanding orang gemuk. Itu hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Dietetic Association tahun 2006.
  4. Jangan lupakan Sarapan pagi
    Mulailah hari dengan menu dan porsi sarapan yang cukup. Ini akan membantu mengurangi asupan kalori di sepanjang sisa hari.
  5. Perbanyak Minum air putih.
    Cukupi kebutuhan air putih anda minimal 2 liter per hari.
  6. Berolahragalah.
    Jadikan itu sebagai kegiatan yang tidak bisa dikompromikan lagi.Ber-aerobik dengan musik kesukaan bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Ajak keluarga untuk ikut bergerak. Awalnya mungkin agak aneh mendengarnya. Tapi begitu Anda mulai, bisa-bisa Anda lupa berhenti.
  7. Bebas Gula
    Cobalah 2 minggu tanpa gula. Rasanya luar biasa mengetahui napsu makan Anda yang biasanya tak bisa dipendam berangsur-angsur menghilang.
  8. Jangan melakukan tindakan ekstrim.
    Tindakan ekstrim maksudnya seperti sama sekali tak makan demi kurus dalam waktu cepat. Yang terbaik adalah makan dalam porsi sedikit, yang mencakup tiga nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan dua camilan tiap hari untuk metabolisme yang lebih efisien.
  9. Gosok gigi segera
    Setelah makan malam segera gosok gigi untuk mengingatkan diri Anda bahwa waktu makan sudah habis.
  10. Jangan sekali-kali kompensasikan perasaan ke makanan.
    Kebiasaan yang sangat tidak baik bila kita makan berlebih di saat-saat perasaan kita sedang buruk ataupun terlalu gembira. Pada umumnya orang yg terlalu terbawa emosi sesaat agak susah mengontrol pola makannya.
Jadi... Ubah pola makan Anda dengan pola Sarapan yang Sehat

pola makan sehat

Sudah menjadi kodratnya apabila semua makhluk hidup memerlukan makanan. Apalagi manusia sebagai mahkluk yang paling sempurna tentunya membutuhkan makanan untuk mendapatkan sumber tenaga, mempertahankan ketahanan tubuh dalam menghadapi serangan penyakit dan untuk tumbuh kembang. Tentunya untuk bisa mewujudkan kegunaan makanan tersebut dengan baik tidak bisa sembarang makanan yang dimakan. Apalagi di zaman sekarang ini banyak penyakit yang diakibatkan oleh pola makan yang salah. Oleh karena itu tentunya kita harus mengetahui bagaimana pola makan sehat itu.
Untuk memperoleh pola makan yang sehat itu paling tidak ada 3 kriteria yang harus kita penuhi antara lain:
1. Jumlah makanan yang kita konsumsi
Kita harus menyeimbangkan jumlah kalori yang masuk dengan jumlah energi yang kita keluarkan. Apabila jumlah kalori yang masuk lebih besar dari energi yang kita keluarkan maka kita akan mengalami kelebihan berat badan.
Selain jumlahnya, komposisipun harus seimbang seperti karbohidratsebanyak 60-70%, protein sebanyak 10-15%, Lemak sebanyak 20-25%, vitamin dan mineral (A, D, E, K, B, C, dan Ca).
2. Jenis makanan yang kita konsumsi
Jenis makanan yang kita konsumsi harus mengandung karbohidrat, protein, lemak dan nutrien spesifik.
Karbohidrat komplek bisa kita penuhi dari gandum, beras, terigu, buah dan sayuran. Pilih karbohidrat yang berserat tinggi dan kurangi karbohidrat yang berasal dari gula, sirup dan makanan yang manis-manis. Konsumsi makanan yang manis paling banyak 3-5 sendok makan per hari.
Kebutuhan tubuh akan serat sebanyak lebih dari 25 gram per hari. Untuk memenuhinya diajurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayur.
Konsumsi protein harus lengkap antara protein nabati dan hewani. Sumber protein nabati didapat dari kedelai, tempe dan tahu, sedangkan protein hewani berasal dari ikan, daging (sapi, ayam, kerbau, kambing).
Tubuh manusia juga membutuhkan lemak, akan tetapi konsumsi lemak yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang negatif, untuk itu dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi lemak.
Sumber vitamin dan mineral terdapat pada vitamin A (hati, susu, wortel, dan sayuran), vitamin D (ikan, susu, dan kuning telur), vitamin E (minyak, kacang-kacangan, dan kedelai), vitamin K (brokoli, bayam dan wortel), vitamin B (gandum, ikan, susu, dan telur), serta kalsium (susu, ikan, dan kedelai).
Jadwal makan harus teratur, lebih baik makan dalam jumlah yang sedikit tapi sering dan teratur daripada makan dalam porsi banyak tapi tidak teratur.
Sedangkan Direktorat Gizi Masyarakat Republik Indonesia mengeluarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang sebagai berikut:
  1. Makanlah aneka ragam makanan
  2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
  3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
  4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi
  5. Gunakan garam beryodium
  6. Makanlah makanan sumber zat besi
  7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur empat bulan
  8. Biasakan makan pagi
  9. Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya
  10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur
  11. Hindari minum minuman beralkohol
  12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
  13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.
Salah satu indikator apakah pola makan kita sudah seimbang atau belum yaitu dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengetahui berat badan ideal yang bisa anda ukur di sini.
Dengan mengetahui pola makan sehat seperti diatas diharapkan kita bisa selalu menjaga kesehatan tubuh kita.

Proses Reproduksi Pada Manusia (Biologi)

02.07.2009 | Author: admin | Article Posted in Pendidikan
Proses reproduksi pada manusia meliputi:
A. Spermatogenesis
Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Pada tubulus seminiferus testis terdapat sel-sel induk spermatozoa atau spermatogonium, sel Sertoli yang berfungsi memberi makan spermatozoa juga sel Leydig yang terdapat di antara tubulus seminiferus yang berfungsi menghasilkan testosteron. Proses pembentukan spermatozoa dipengaruhi oleh kerja beberapa hormon.
Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Pada masa pubertas, androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari.
Proses Spermatogenesis : Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Sel spermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder, spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid, spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Bila spermatogenesis sudah selesai, maka ABP testosteron (Androgen Binding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi, sel sertoli akan menghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH.
Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-sama dengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper. Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebut dikenal sebagai semen atau air mani. Pada waktu ejakulasi, seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 – 400 juta sel spermatozoa.
B. Oogenesis
Di dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Oogonium akan berkembang menjadi oosit primer. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Oosit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas.
Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Oosit primer membelah secara meiosis, menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. Sel yang lebih kecil, yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat, membentuk 2 badan polar. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder, melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. Ovum berukuran lebih besar dari badan polar kedua.
Pengaruh Hormon dalam Oogenesis. Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel-sel folikel di sekeliling ovum. Ovum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf, Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk mensekresikan hormon LH, hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi DSH dan LH. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang, sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi, akibatnya FSH mulai terbentuk kembali, proses oogenesis mulai kembali.
Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup, dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Pada wanita, ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekitar 45 – 5O tahun. Seorang wanita hanya mampu menghasilkan paling banyak 400 ovum selama hidupnya, meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 500 ribu sampai 1 juta oosit primer.
C. Siklus Menstruasi
Setiap bulan wanita melepaskan satu sel telur dari salah satu ovariumnya. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). Menstruasi terjadi secara perfodik satu bulan sekali. Saat wanita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi, menstruasi pun menjadi tidak teratur lagi, sampai kemudian terhenti sama sekali. Masa ini disebut menopause.
Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Bedanya, pada siklus menstruasi, jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh, sedangkan pada siklus estrus, jika tidak terjadi pembuahan, endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh.
Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak, folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi, selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14, waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Selain itu, LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. Periode ini disebut fase luteal, selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH, akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang, pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti, endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. Oleh karena tidak ada progesteron, maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali.
D. Pembentukan Embrio
Peristiwa fertilisasi terjadi di saat spermatozoa membuahi ovum di tuba fallopii, terjadilah zigot, zigot membelah secara mitosis menjadi dua, empat, delapan, enam belas dan seterusnya. Pada saat 32 sel disebut morula, di dalam morula terdapat rongga yang disebut blastosoel yang berisi cairan yang dikeluokan oleh tuba fallopii, bentuk ini kemudian disebut blastosit. Lapisan terluar blastosit disebut trofoblas merupakan dinding blastosit yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni atau ari-ari (plasenta), sedangkan masa di dalamnya disebut simpul embrio (embrionik knot) merupakan calon janin. Blastosit ini bergerak menuju uterus untuk mengadakan implantasi (perlekatan dengan dinding uterus).
Pada hari ke-4 atau ke-5 sesudah ovulasi, blastosit sampai di rongga uterus, hormon progesteron merangsang pertumbuhan uterus, dindingnya tebal, lunak, banyak mengandung pembuluh darah, serta mengeluarkan sekret seperti air susu (uterin milk) sebagai makanan embrio.
Enam hari setelah fertilisasi, trofoblas menempel pada dinding uterus (melakukan implantasi) dan melepaskan hormon korionik gonadotropin. Hormon ini melindungi kehamilan dengan cara menstrimulasi produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga mencegah terjadinya menstruasi. Trofoblas kemudian menebal beberapa lapis, permukaannya berjonjot dengan tujuan memperluas daerah penyerapan makanan. Embrio telah kuat menempel setelah hari ke-12 dari fertilisasi.1.
Pembuatan Lapisan Lembaga. Setelah hari ke-12, tampak dua lapisan jaringan di sebelah luar disebut ektoderm, di sebelah dalam endoderm. Endoderm tumbuh ke dalam blastosoel membentuk bulatan penuh. Dengan demikian terbentuklah usus primitif dan kemudian terbentuk Pula kantung kuning telur (Yolk Sac) yang membungkus kuning telur. Pada manusia, kantung ini tidak berguna, maka tidak berkembang, tetapi kantung ini sangat berguna pada hewan ovipar (bertelur), karena kantung ini berisi persediaan makanan bagi embrio.
Di antara lapisan ektoderm dan endoderm terbentuk lapisan mesoderm. Ketiga lapisan tersebut merupakan lapisan lembaga (Germ Layer). Semua bagian tubuh manusia akan dibentuk oleh ketiga lapisan tersebut. Ektoderm akan membentuk epidermis kulit dan sistem saraf, endoderm membentuk saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan, mesoderm membentuk antara lain rangka, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskresi dan sistem reproduksi.
Membran (Lapisan Embrio). Terdapat 4 macam membran embrio, yaitu :
a. Kantung Kuning Telur (Yolk Sac)
Kantung kuning telur merupakan pelebaran endodermis berisi persediaan makanan bagi hewan ovipar, pada manusia hanya terdapat sedikit dan tidak berguna.
b. Amnion
Amnion merupakan kantung yang berisi cairan tempat embrio mengapung, gunanya melindungi janin dari tekanan atau benturan.
c. Alantois
Pada alantois berfungsi sebagai organ respirasi dan pembuangan sisa metabolisme. Pada mammalia dan manusia, alantois merupakan kantung kecil dan masuk ke dalam jaringan tangkai badan, yaitu bagian yang akan berkembang menjadi tall pusat.
d. Korion
Korion adalah dinding berjonjot yang terdiri dari mesoderm dan trofoblas. Jonjot korion menghilang pada hari ke-28, kecuali pada bagian tangkai badan, pada tangkai badan jonjot trofoblas masuk ke dalam daerah dinding uterus membentuk ari-ari (plasenta). Setelah semua membran dan plasenta terbentuk maka embrio disebut janin/fetus.
Plasenta atau Ari-Ari. Plasenta atau ari-ari berbentuk seperti cakram dengn garis tengah 20 cm, dan tebal 2,5 cm. Ukuran ini dicapai pada waktu bayi akan lahir tetapi pada waktu hari 28 setelah fertilisasi, plasenta berukuran kurang dari 1 mm. Plasenta berperan dalam pertukaran gas, makanan dan zat sisa antara ibu dan fetus. Pada sistem hubungan plasenta, darah ibu tidak pernah berhubungan dengan darah janin, meskipun begitu virus dan bakteri dapat melalui penghalang (barier) berupa jaringan ikat dan masuk ke dalam darah janin.
Catatan : Makin tua kandungan, jumlah estrogen di dalam darah makin banyak, progesteron makin sedikit. Hal ini berhubungan dengan sifat estrogen yang merangsang uterus untuk berkontraksi, sedangkan progesteron mencegah kontraksi uterus. Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis jugs berperan dalam merangsang kontraksi uterus menjelang persalinan. Progesteron dan estrogen juga merangsang pertumbuhan kelenjar air susu, tetapi setelah kelahiran hormon prolaktin yang dihasilkan kelenjar hipoftsislah yang merangsang produksi air susu.
E. Kontrasepsi
Kontrasepsi adalah suatu cara yang bertujuan mencegah terjadinya pembuahan, terdapat beberapa metode, antara lain:
a. Tanpa Alat Bantu
Dengan cara tidak melakukan koitus pada masa subur wanita (hari 12 – 16 siklus haid). Cara ini dikenal dengan nama sistem kalender atau abstinensi.
b. Menggunakan Alat Bantu
Mencegah pertemuan ovum dengan spermatozoa, dapat dilakukan dengan berbagai alat bantu, misalnya : kondom, spiral, jelly, dan lain-lain.
c. Sterilisasi
Sterilisasi dilakukan dengan mengikat/memotong saluran vas defereus dikenal dengan istilah vasektomi, atau mengikat/memotong tuba fallopii dikenal dengan istilah tubektomi.


Mamot Akan Dihidupkan Kembali
Para ilmuwan menargetkan untuk menghidupkan kembali hewan purba mamot yang punah sekitar 10.000 tahun lalu.


Sebuah tim peneliti akan mencoba untuk membangkitkan spesies mamot tersebut dengan menggunakan teknologi kloning setelah mendapatkan jaringan hewan purba tersebut musim panas ini dari bangkai mamot yang dijaga di laboratorium mamot Rusia. Teknik untuk mengekstrak DNA dari sel-sel beku sudah ditemukan.

"Persiapan untuk merealisasikan tujuan ini telah dilaksanakan," kata Prof. Akira Iritani, ketua tim peneliti tersebut dan seorang pensiunan profesor terhormat dari Universitas Kyoto.

Rencananya, inti-inti sel mamot akan dimasukkan ke dalam sebuah sel telur gajah di mana inti-inti selnya telah dikeluarkan untuk menciptakan embrio yang mengandung gen mamot.
Embrio tersebut kemudian akan dimasukkan ke dalam rahim gajah dengan harapan bahwa hewan tersebut akan melahirkan seekor bayi mamot.
Para peneliti dari Kinki University's Graduate School of Biology-Oriented Science and Technology memulai studi itu pada tahun 1997.
Dalam tiga kesempatan, tim tersebut mengambil kulit mamot dan jaringan otot yang digali dalam kondisi yang baik dari tanah yang secara permanen beku (permafrost) di Siberia.
Namun, kebanyakan inti-inti dalam sel dirusak oleh kristal-kristal es dan tidak dapat digunakan. Rencana untuk mengkloning mamot ditinggalkan.
Pada tahun 2008, Dr. Teruhiko Wakayama dari Kobe's Riken Center for Developmental Biology berhasil mengkloning seekor tikus dari sel-sel tikus tersebut yang telah dibekukan selama 16 tahun. Pencapaian tersebut merupakan yang pertama di dunia.
Berdasarkan teknik Wakayama, tim Iritani menemukan sebuah teknik untuk mengekstrak inti-inti sel telur, hanya 2 hingga 3 persen yang masih dalam kondisi baik, tanpa merusak mereka.
Musim semi lalu, tim tersebut mengundang Minoru Miyashita, seorang profesor dari Universitas Kinki yang pernah mengepalai Kebun Binatang Tennoji Osaka, untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut.
Miyashita meminta berbagai kebun binatang untuk mendonorkan sel-sel telur gajah jika gajah betina mereka mati.
Tim tersebut juga mengundang kepala laboratorium penelitian mamot Rusia dan dua peneliti gajah Afrika dari A.S. sebagai profesor tamu di universitas tersebut. Penelitian itu menjadi usaha gabungan antara Jepang, Rusia dan Amerika Serikat.
Apabila embrio kloning mamot bisa diciptakan, Miyashita dan para peneliti A.S., yang ahli dalam fertilisasi hewan dalam lingkungan buatan, akan mentransplantasikan embrio tersebut ke sebuah gajah Afrika.
Tim tersebut mengatakan jika semuanya berjalan sesuai rencana, seekor mamot akan dilahirkan dalam lima hingga enam tahun.
"Jika sebuah embrio kloning dapat diciptakan, kami perlu mendiskusikannya, sebelum mentransplantasikannya ke dalam rahim, bagaimana memelihara mamot tersebut dan apakah akan diperlihatkan ke publik," kata Iritani. "Setelah mamot itu dilahirkan, kami akan memeriksa ekologi dan gennya untuk mempelajari mengapa spesies tersebut punah dan faktor-faktor lainnya."


nama ilmiah

A re' = Vigna dalzelliana
Acerola' = Malpighia glabra
Adas anis = Clausena anisum-olens merr
Adas = Foeniculum vulgare mill
Adem ati = Litsea chinensis lamk
Adzuki bean' = Vigna angularis
Air mancur = Jacobinia carnea (lindl.)Nichols
Akalifa = Acalypha wilkesiana muell.arc
Akasia = Acacia sieberiana dc
Alamanda = Allamanda cathartica L.
Alang-alang = Imperata cylindrica beauv
Alfalfa, lucerne = Medicago sativa
Ambre = Geranium radula cavan
Amis-amisan = Houttuynia cordata thunb
Andong = Cordyline fruticosa (l.)A.chev.
Anggrek bongko = Pholidota chinensis lindl
Anggrek kupu = Arundina chinensis bl
Anggrek tanah = Spathoglottis plicata bl
Anggrek tanah = Phaius tankerviluae (ait.bl
Anggrung = Trema orientalis bl
Anggur laut = Coccoloba uvifera L.
Anggur = Vitis vinifera L.
Angsana = Pterocarpus indica willd
Anuma = Artemisia annua L.
Anyang-anyang = Elaeocarpus grandiflora j.e.smith
Anyelir = Dianthus superbus L.
Apa-apa = Flemingia macrophylla
Apel = Malus domestica
Apel ijo = Chrysophyllum cainito L.
Apel jepang = Pyrus pyrifolia
Apel = Pyrus malus L.
Apokad = Persea americana
Apokad = Persea gratissima gaertn
Arbei = Fragaria vesca L.
Arben hutan = Rubus reflexus ker
Arben = Fragaria x ananassa
Arbenan = Duchesnea indica (andr.focke
Aren, enau = Arenga pinnata (Wurmb.Merr.
Asalea = Rhododendron simsii planch
Asam gelugur, mundu, asam kandis = Garcinia
Asam jawa = Tamarindus indica L.
Asam kranji = Diallum indum L.
Asam-asaman = Desmanthus virgatus
Asem landa = Pithecollobium dulce (roxb.benth
Aseman = Polygonum chinense L.
Asparagus = Asparagus cochinchinensis (lour.merr
Asparagus = Asparagus officinalis L.
Awar-awar = Ficus septica burm.f
Axillaris = Macrotyloma axillare
Babandotan = Ageratum conyzoides L.
Bacang, asem paying = Mangifera foetida, M. pajang
Bakung = Crinum asiaticum L.
Bakungan = Hymenocallis litthoralis (jacq.salisb
Baligo = Benincasa hispida cogn
Bam ban = Donax cannaeformis (g.forst.k.schum
Bambu apus = Gigantolochloa apus kurz
Bambu kuning = Bambusa vuL.garis schrad
Bangkuwang = Pachyrrhizus erosus urb
Banyonan tembaga = Microstegium ciliatum
Baret = Mimosa invisa mar
Bariuan' = Grewia asiatica
Baru cina = Artemisia vuLgaris L
Bawang daun = Allium fistulosum L.
Bawang merah = Allium cepa L.
Bawang prey = Allium porrum bl
Bawang putih = Allium sativum L.
Bawang sabrang = Eleutherine americana merr
Bawang sebrang = Zephyranthes candida herb
Bayam dempo. = Althernanthera philoxeroides (mart.griseb
Bayam lemah = Amaranthus blitum miq
Bayam merah = Alternanthera amoena voss
Bayam ungu, = Althernanthera strigosa hask
Bayem belanda = Phvtolacca acinosa roxb
Bayem = Amaranthus caudatus rumph
Begonia = Begonia fimbristipulata hance
Begonia = Begonia glabra kuiz.ex pav
Begonia = Begonia laciniata roxb
Beluntas = Pluchea indica less
Benalu. = Henslowia frutescens champ
Benda = Artocarpus elastica reinw
Bengle = Zingiber purpureum roxb
Bereng = Musa brachycarfa backer
Berenuk = Crescentia cujete L.
Beringin = Ficus benjamina L.
Bidara = Ziziphus mauritania
Biduri = Calotropts gigantea .gbr
Binjei, kemang = Mangifera caesia, M. kemanga
Bintaro = Cerbera manghas L.
Bisbul = Diospyros blancoi
Black gram' = Vigna mungo
Blimbing manis = Averrhoa caramboLa L
Blimbing wuluh = Averrhoa biLimbi L
Blustru = Luffa cylindrica roem
Blustru = Luffa cylindrica roem
Brambangan = Aneilema malabaricum (L.merr
Bratawali, brotowali = Tinospora tuberculata beumee
Bribil = Galinsoga parviflora cav
Brobos = Alysicarpus vaginalis
Brodjo lego = Mikania cordate
Brojo lintang = Belamcanda chinensis (L.dc
Buah negeri = Passiflora edulis sims
Buah peach, persik = Prunus persica (L.batsch
Buah Samarinda = Carissa carandas L.
Buffelgrass = Cenchrus ciliaris
Bugenvil = Bougainvillea glabra chois
Bulu = Ficus annulata bl
Buncis = Phaseolus vulgaris L.
Bunga altea = Althaea rosea (L.cav
Bunga Desember = Haemanthus multiflorus (tratt.martyn
Bunga kancing = Gomphrena globosa L.
Bunga karang = Hedvotis uncinella hook.et arn
Bunga lilin = Pachvstachys lutea L.
Bunga Lilj = Ulium brownii f.e.brown
Bunga madia = Thunbergia grandiflora roxb
Bunga madia = Thunbergia grandiflora roxb
Bunga pagoda = Clerodendron squamatum vahl
Bunga pukul delapan = Turnera subulata j.e.smith
Bunga Sepatu mawar = Hibiscus syriacus L.
Bungur = Lagerstroemia loudonii t.& b
Bungur = Lagerstroemia speciosa pers
Buni = Antidesma bunius
Buni = Antidesma bunius (L.spreng )
Burang = Trevesia sundaica miq
Cabe jawa = Piper retrofractum vahl
Cabe merah = Capsicum annum L.
Cabe rawit = Capsicum frutescens L.
Cabean = Piper sarmentosum roxb.ex hunter
Cakar ayam = Hemerocallis fulva L.
Calincing = Oxalis barrelieri L.
Camcao = Cylea barbata miers
Campaka = Michelia champaka L.
Cangkring = Erythrina fusca lour
Canistel' = Pouteria campechiana
Cantik manis = Portulacca grandiflora hook
Caribbean stylo = Stylosanthes hamata
Ceguk = Quisqualis indica L.
Cemara kipas = Thuja orientalis L.
Cemara = Casuarina equisetifolia L.
Cempaka mulya = Michelia figo (lour.spreng
Cempedak = Artocarpus integer
Cempoko gondok = Talauma candollii bl
Cendana = Santalum album L.
Cengkeh = Eugenia aromatica o.k
centurion = Centrosema pascuorum
Ceplikan = Ruellia tuberosa L.
Ceplukan blungsun = Passiflora foetida L.
Ceplukan = Physalis peruviana L.
Cerakin = Croton tiglium L.
ceremai Belanda = Eugenia uniflora
Ceremai = Phyllanthus acidus (L.) skeells
Ceri Brazil = Eugenia dombeyi
Ciko mama = Pouteria sapota
Ciplukan blungsu = Passiflora foetida L.
Ciplukan = Physalis angulata L.
Codo = Elaeagnus loureirii champ
Coklat = Theobroma cacao L.
Cola = Cola nitida a.chev
Congcong belut = Bridelia ovata decne
Cupa, rambai, menteng, mafai setambun = Baccaurea
Dadap ayam = Erythrina variegata L.
Dadap bong = Erythrina microcarpa k.& v
Dadap serep = Erythrina lithosperma miq
Damar kaca = Shorea javanica Koord. & Valeton
Damar = Agathis dammara (LambertRich.
Damar = Agathis dammara warb
Daun bludu = Hedyotis capitellata wall.ex.g.don
Daun dewa = Gynura procumbens back
Daun dolar = Ficus pumila L.
Daun duduk = Desmodium triquetrum
Daun encok = Plumbago zeylanica L.
Daun ivi, = Hedera helix L.
Daun jinten = Coleus amboinicus lour
Daun kupu-kupu = Bauhinia tomentosa L.
Daun lebar = Chamaecrista rotundifalia
Daun lumut = Marantha leuconeura L.
Daun mules = Desmodium triflorum
Daun perak = Episcia reptans mart
Daun persik. = Daedalacanthus roseus t.anders
Daun putri = Mussaenda pubescens ait.f
Daun ungu = Graptophyllum pictum griff
Daun urat = Plantago major L.
Daunseribu = Achillea millefolium L.
Daunseribu = Achillea santolina L.
Delima = Punica granatum L.
Dempul lelet = Glochidion rubrum bl
desmodium daun hijau = Desmodium intortum
desmodium = Desmodium heterocarpon ssp ovalifolium
Dewandaru = Eugenia uniflora L.
Digitalis = Digitalis purpurea L.
Dillenia = Dillenia philippinensis rolfe
Dlingo = Acorus calamus L.
Drakaena = Dracaena sanderiana vand.ex L.
Druju = Argemone mexicana L.
Dubois = Duboisia leichardtii f.moeller
Duku = Lansium domesticum corr
duku, langsat = Lansium domesticum
Duri tentong = Opuntia elatior mill
Durian = Durio zibethinus Murr.
duwet = Syzygium cumini
Eceng gondok = Eichhornia crassipes solms
ekaliptus = Eucalyptusalba Reinw. ex Blume
Ekor anjing. = Heliotropium indicum L.
Ekorkucing = Acalypha hispida burm.f
Elo = Ficus glomerata roxb
embacang = Mangifera altissima
Enceng-enceng = Cassia sophera L.
Enceng-enceng = Gynandropsis ginandra (L.brio
Gadung cina = Smilax zeylanica L
Gadung = Dioscorea hispida dennst
gamal = Gliricidia sepium
Gambet. = Polvgonum multiflorum thunb
Gambir laut = Clerodendron inerme (L.gaertn
gambir = Uncaria gambir (HunterRoxb.
Gandapura = Gaultheria fragrantissima auct.non wall
gandaria = Bouea macrophylla
Gandarusa = Justicia gendarussa burm.f
Gandasuli = Hedychium coronarium koen
Gandasulimerah = Hedychium angustifolium roxb
Ganyong = Canna edulis ker.
Gardenia = Gardenia mutabilis reinw
Garut = Maranta arundinacea L.
Gayam = Inocarpus edulis forst
gedang memedi = Carica pubescens
Gembolo = Dioscorea bulbifera L.
Gempur batu = Ruellia napifera zoll & mor
Gendis = Clinacanthus nutans lindau
Gendola = Basella rubra L.
Genjer = Umnocharis flava (L.buch
Genteng peujet = Quassia amara L.
Gewor = Commelina benghalensis L.
Gigil = Oichroa febrifuga lour
Ginje = Clerodendron indicum (L.o.k
Ginjean = Leonurus sibiricus L.
Girang merah. = Leea rubra bl
Girang = Leea aequata L.
Girang = Leea indica (burm.f.merr
glagah = Saccharum spontaneum
Glirisidia = Glyricidia sepium (jacq.kunth ex walp
glycine = Neonotonia wightii
Gobo = Arctium lappa L.
Gondang = Ficus variegata bl
Gowok = Eugenia polycephala miq
Grandiflorum = Solanum grandiflorum auct
grass pea = Lathyrus sativus
Grindelia = Grindelia robusta nutt.
Gringsingan = Hyptis suaveolens (L.poir
Gucen = Rubus rosaefolius smith
Gude = Cajanus cajan millspaugh
Hangkang = Palaquium leiocarpum Boerl.
Her = Coleus atropurpureus benth
Hiosiami = Hyoscyamus albus L.
ilalang = Imperata cylindrica
ilanos makro = Macroptilium longepedunculatum
Inggu = Ruta angustifolia (L.pers
Iprih = Ficus glabella bl
Irah-irahan = Cissus discolor bl
Iris = Iris pallida lamk
Jabung = Erigeron sumatrensis retz
Jagung jali = Coix lacryma-jobi L.
Jagung = Zea mays L.
Jahe = Zingiber officinale rosc
Jaka tuwa = Scoparia dulcis L.
Jalu mampang = Monstera pertusa auct
Jambe rende = Areca pumila bl
Jamblang = Eugenia cumini merr.
Jambon = Eugenia microcyma k.& v
Jambu air = Eugenia aquea burm.f
jambu air = Syzygium aqueum
Jambu biji = Psidium guajava L.
jambu bol = Syzygium malaccense
Jambu mawar = Eugenia jambos L.
jambu mawar = Syzygium jambos
jambu mete = Anacardium occidentale L.
Jambu monyet = Anacardium occidentale L.
jambu semarang = Syzygium samarangense
Janggelan = Mesona palustris bl
Jangkang = Homalocladium platycladum (f.muellbailey
Janti, jayanti = Sesbania sesban (L.merr
Jarak cina = Jatropha gossypifolia L.
Jarak kosta = Jatropha curcas L.
Jarak tintir = Jatropha multifida L.
Jarak = Jatropha podagrica hook
Jarak = Ricinus communis L.
Jarong lelaki = Stachytarpheta mutabilis vahl
Jati belanda = Guazuma ulmifolia lamk
Jati = Tectona grandis L.
Jawer kotok = Coleus blumei benth
jelutung = Dyera costulata (Miq.Hook f.
Jembirit = Tabernaemontana sphaerocarpa bl
Jenetri = Elaeocarpus ganitrus roxb
Jengger ayam = Celosia cristata L.
jengkol = Pithecellobium jiringa Prain
Jengkol = Pithecollobium lobatum benth
Jenu = Derris elliptica (roxb.)8enth
Jeruju = Acanthus ilicifolius L.
jeruk bali = Citrus maxima
Jeruk bali = Citrus maxima merr
jeruk kasturi = Citrofortunella microcarpa
Jeruk kates = Atalantia missionis oliv
Jeruk keprok = Citrus nobilis lour
jeruk keprok = Citrus reticulata
Jeruk kingkit = Triphasia trifoliata dc
jeruk manis = Citrus sinensis
jeruk nipis = Citrus aurantifolia
Jeruk nipis = Citrus aurantium (aurantifolia)
Jeruk purut = Citrus hystrix dc
Jeruk sitrun = Citrus medica L.
Jinten hitam = Nigella sativa L.
Johar = Cassia siamea lamk
Joho = Terminalia bellirica (gaertn)roxb
Jombang = Sonchus asper vill
Jombloh = Gynura crepidioides benth
Jrembak-jrembakan = Cardamine flexuosa with
Jukut ibun = Drymaria hirsuta bartl
jukut kidang = Centotheca latifolia
Kaca piring = Gardenia augusta merr
kacang arab = Cicer arietinum
kacang babi = Vicia faba
kacang batang = Macroptilium lathyroides
kacang bogor = Vigna subterrania
Kacang emas = Phaseolus lunatus L.
kacang gude = Cajanus cajan
Kacang hijau = Phaseolus radiatus L.
kacang hijau = Vigna radiata
Kacang kapri = Pisum sativum L.
kacang meongan = Aeschynomene americana
kacang merah/kacang panjang/kacang tunggak = Vigna unguiculata
Kacang panjang = Vigna sinensis (l.savi ex hassk
kacang parang = Canavalia ensiformis
kacang pinto = Arachis pintoi
kacang rimpang = Arachis glabrata
Kacang ruji = Phaseolus calcaratus roxb
kacang tanah = Arachis hypogaea
Kacang tanah = Arachis hypogaea L.
kacang uci = Vigna umbellata
kaimi = Desmodium incanum
Kaki kuda = Centella asiatica urb.
Kalatea batik = Calatea lietzei e.morren
kaliandra = Calliandra calothyrsus
Kaliandra = Calliandra haematocephala hassk
kalopo = Calopogonium caeruleum
kalopo = Calopogonium mucunoides
Kamboja merah = Plumeria rubra L.
Kangkung hutan = Ipomoea fistulosa mart.ex.cholsy
Kangkung = Ipomoea aquatica forsk
Kapai besar. = Lygodium japonicum (thunb.sw
Kapas cinde = Asclepias curassavica L.
Kapas = Gossypium arboreum L.
Kapitatum = Clerodendron capitatum schum.& thou
Kapri = Pisum sativum
kapuk = Ceiba pentandra Gaertn.
Kapulaga sabrang = Elettaria cardamomum (L.maton
Kapulaga = Amomum cardamomum willd
kapurbarus = Dryobalanopssumatrensis (J.F. GmelinKosterm
Kara bendo = Canavalia ensiformis (l.dc
Kara benguk = Mucuna pruriens dc
Kara = Dolichos lablab l.b
Karet = Ficus elastica nois.ex bl
Katak dewol = Dioscorea pentaphylla L.
Kate mas = Euphorbia heterophylla L.
Katuk = Sauropus androgynus merr
kawista = Limonia acidissima
Kayu angin = Usnea misaminensis (vain.not
Kayu apu = Pistia stratiotes L.
Kayu itam = Guatteria rumphii bl
Kayu kuning = Arcangelisia flava merr
Kayu lanang = Khaya sinegalensis L.
Kayu lanang = Oroxylum indicum (L.vent
Kayu nasi. = Maesa perlarius (lour.merr
Kayu ni = Berberis fortune!lindl
Kayu putih = Eucalyptus alba reinw
Kayu putih = Eucalyptus umbellata dum.cours
Kayu putih = Melaleuca leucadendra L.
Kayu rapet = Parameria laevigata (juss.moldenke
Kayu sapi = Pometia pinnata j.r.& g.forst
Kayu secang = Caesalpinia sappan L.
Kayu urip = Euphorbia tirucali L.
kecapi = Sandoricum koetjape
Kecapi = Sandoricum koetjape (burm.f.merr
Kecipir = Psophocarpus tetragonolobus dc
Kecombrang = Nicolaia speciosa horan
Kecubung gunung = Brugmansia suaveolens bercht.& presl
Kecubung pendek = Datura stramonium L.
Kecubung wulung = Datura metel L.
Kecubung = Brugmansia candida pers
Kecubung = Datura tatula L.
Kedawung = Parkia roxburgh!!G.don
Kedelai = Glycine max
Kedelai = Soya max piper
Kedinding = Cassia mimosoides L.
kedondong manis = Spondilas cytherea
kedondong seberang = Spondias purpurea
Kedondong = Lannea grandis engl
Kedondong = Spondias pinnata (l.f.kurz
Kedongdong laut = Nothopanax fruticosum miq
Keiumbar = Coriandrum sativum L.
Keji beling = Strobilanthes crispus bl
Keji besi = Hemigraphis rependa (L.hall.f
kekara = Macrotyloma uniflorum
Keladi = Caladium bicolor (w.ait.vent
Kelapa = Cocos nucifera L.
Kelembak = Rheum officinale baill
Kelor = Cucumis sativus L.
Kelor = Moringa oleifera lam
Kemarogan = Gymnopetalum leucostictum miq
Kembang anting-anting = Fuchsia speciosa hort
Kembang bulan = Tithonia diversifolia (hemsley)a.gray
Kembang ceplikan = Soudago virgo-aurea L.
Kembang emas = Stephanotis floribunda (r.br.brongn
Kembang kuning = Cassia surattensis burm,f
Kembang pukul empat = Mirabilis jalapa L.
Kembang sepatu = Hibiscus rosa-sinensis L.
kembang telang = Clitoria ternatea
Kembang telang = Clitoria ternatea L.
Kembang torong = Hippeastrum puniceum (lamk.o.k
Kembang wungu = Pharbitis nil (L.choisy
Kembangtorong = Hippeastrum equestre herb
Kemboja = Plumiera acuminata ait
kemenyan = Styrax benzoin Dryand.
Kemiren = Hernandia peltata meissn
Kemiri = Aleurites moluccana (L.willd
kemiri = Aleurites moluccana Willd.
Kemladean = Scurrula atropurpurea (bl.dans
Kemlandingan = Leucaena glauca benth
Kemloko = Phyllanthus emblica L.
Kemukus = Piper cubeba l.f
Kemuning = Murraya paniculata jacq
kemunting = Rhodomyrtus tomentosa
kenanga = Cananga odorata (LamkHook. f. & Thoms.
Kenanga = Canangium odoratum baill
Kenari = Canarium commune L.
Kencur = Kaempferia galanga L.
Kendal = Cordia obliqua auct
Kendung = Helicia javanica bl
Kenikir = Cosmos caudatus h.b.k.
Kenikir = Tagetes erecta L.
Kentang = Solanum tuberosum L.
Kentangireng = Coleus tuberosus benth
kenya clover = Trifolium semipilosum
Kepel = Stelechocarpus burahol (bl.)Hook.f.& th
kepel, burahol = Stelechocarpus burahol
Kepundung = Baccaurea racemosa muell.arg
Kerak nasi = Sambucus javanica reinw.ex bl
Kernbang bugang = Clerodendrum calamitosum L.
Kernbang matahari = Helianthus annus L.
kersen = Muntingia calabura
Kertau = Morus macroura miq
Kesambi = Schleichera oleosa (lour.oken
kesemek = Diospyros kaki
Kesemek = Diospyros kaki thunb
Ketela = Ipomoea batatas poir
Ketepeng cina = Cassia alata L.
Ketepeng = Cassia tora L.
KetuI = Bidens chinensis willd
Kibentili = Kickxia arborea bl
Kimpul = Xanthosoma violaceum schoot
Kina = Cinchona ledgeriana moens
Kina = Cinhona succtrubra pavon et klot
Kismis = Muehlenbeckia platyclada (f.v.muell.meissn
Kluwih = Artocarpus altilis (park.fsb
Kola leli = Zantedeschia aethiopica (L.spreng
Kola = Cola acuminata schott et endl.
komak = Lablab purpureus
Kompri = Symphytum officinale L.
konyal = Passiflora edulis
kopi gunung = Anacolosa frutescens
Kopi = Coffea arabica L.
Kopi = Coffea robusta lindl.ex de willd.
Krambilan = Biophytum sensitivum dc
Krangean = Litsea cubeba pers
Krangkong. = Ludwigia adscendens (L.hara
kratok = Phaseolus lunatus
Kremah = Alternanthera sessil1s r.br
Kremi = Portulaca quadrifida L.
Krisan = Chrysanthemum indicum L.
Krokot cina = Euphorbia prostata w.ait
Krokot = Portulaca oleracea L.
Kucing-kucingan = Acalypha indica L.
kudzu tropika, krandang = Pueraria phasealoides
Kuma-kuma = Crocus sativus L.
Kumis kucing = Orthosiphon spicatus b.b.s
kumkuat' = Fortunella
Kunci pepet = Kaempferia angustifolia rosc
Kunir putih = Kaempferia rotunda L.
Kunyit = Curcuma oomestica val.
kupi-kupi, beberetean = Rubus
Kuping gajah = Anthurium andreanum linden
Kuping macan = Saxifraga stolonifera meerb
kuweni = Mangifera odorata
Kwalot = Brucea javanica (L.merr
Kwalotan. = Bursera simaruba L.
Labu Air = Lagenaria leucantha (duch.rusby
Labu siem = Sechium edule sw
Lada = Piper njgrum L.
Laja gowah = Alpinia malaccensis (burm.f.roxb
Lampes = Ocimum sanctum L.
Landep = BarL.eria cristata L.
Landep = BarL.eria prionitis L.
Landik = Barleria lupulina lindl
Larasetu = Andropogon zizaniodes (l.)Urb
Lateng = Urtica grandidentata miq.non moris
Leci = Litchi chinensis sonn
Legetan = Spilanthes acmella murr
Legetan = Synedrella nodiflora gaertn
Legundi = Vitex trifolia L.
Lemon = Limonia acidissima auct.non L.
Lempuyang gajah = Zingiber zerumbet sm
Lempuyang wangi = Zingiber aromaticum val
Lempuyang = Zingiber amaricans bl
lengkeng = Dimocarpus longan
Lengkeng = Euphoria longana lamk
Lengkuas merah = Alpinia purpurata k.schum
Leng-lengan. = Leucas lavandulifolia smith
lentil = Lens culinaris
Lerak = Sapindus rarak dc
Lici = Litchi chinensis
Lidah ayam = Polygala glamerata lour
Lidah buaya = Aloe ferox miller
Lidah tiong. = Hedyotis diffusa willd
Lidah ular = Oldenlandia corymbosa L.
limau gedang = Citrus x paradisi
llat-ilatan = Ficus callosa willd
lles-iles = Amorphophallus variabilis bl
Lobak = Raphanus sativus L.
Lobelia = Lobelia inflata L.
Lobi-lobi. = Flaucortia inermis roxb
lokwat = Eriobotrya japonica
Lokwat = Eriobotrya japonica (thumb.lindl
Lontar = Borassus flabellifer L.
Luteng = Hydnocarpus anthelmintica pierre
Luteng = Taraktogenos kurzii king
Mahkota duri = Euphorbia milli ch.des moulins
Mahoni = Swietenia mahagoni jacq
maja = Aegle marmelos
makadamia = Macadamia hildebrandii V. St.
makadamia = Macadamia integrifolia
Makutadewa = Phaleria macrocarpa (scheffboerl
mangga bemban = Mangifera pentandra
mangga pari = Mangifera laurina
Mangga = Mangifera indica L.
Manggis = Gabcinia mangostana L.
manggis = Garcinia mangostana
Mangkudu = Morinda citrifolia L.
Manis jangan = Cinnamomum burmani bl.
Manis rejo = Vassinium varingiaefolium (bl.miq
Manon = Helminthostachys zeylanica hook
Markisa = Passiflora quadrangularis L.
Masoyi = Massoia aromatica becc
Mata ayam. = Ardisia crenata roxb
matoa = Pometia J.R. Foster & J.G. Foster
Mawar merci = Rosa multiflora L.
Mawar = Rosa chinensis jacq
Mawar = Rosa galica L.
Mbacang = Mangifera foetida lour
Melati kosta. = Brunsfelsia uniflora (pohl.d.don
Melati mayang. = Ligustrum sinense lour
Melati = Jasminum sambac (l.)W.ait
melinjo = Gnetum gnemon L.
Melon = Cucumis melo L.
Meniran = Phyllanthus niruri L.
Meniran = Phyllanthus urinaria L.
Menta = Mentha crispa rumph
Menta = Mentha meroinah back.ex ochse & back
Menta = Mentha piperita L.
Menting = Cassia occidentalis L.
Merakan = Caesalpinia pulcherrima (L.)Swartz
Mimba = Azadirachta indica a.juss
Mindi = Melia azeoarach L.
mittikelu' = Vigna aconitifolia
Mojo legi = Aegle marmelos (L.Corr
Mondokaki abang = Tabernemontana pardacaqui poir
Mondokaki = Tabernaemontana divaricata r.br
Mrambos hijau = Hibiscus sabdariffa L.
Mrambos merah = Hibiscus radiatus cav
Mrico kepyar = Ochna kirki1 oliver
Mrico kepyar = Phytolacca americana L.
Mrico lolot = Piper lolot c.dc
Mulwo = Annona reticulata L.
Mundu = Garcinia dulcis kurz
Mungsi arab = Artemisia cina berg.
Murbei = Morus alba L.
Nagasari = Messua ferrea L.
namnam = Cynometra cauliflora
Namnam = Cynometra cauliflora L.
Nampu hijau = Alocasia cucculata (lour.schoot
Nampu = Homalomena javanica v.a.v.r
Nanas Belanda = Sansevieria trifasciata prain
Nanas kerang = Rhoeo spathacea swartz
Nanas = Ananas comosus merr
Nanas-nanasan = Billbergia nutans wend.ex regel
nangka = Artocarpus
nangka = Artocarpus heterophyllus
nangka = Artocarpus heterophyllus Lam.
Nangka = Artocarpus integra merr
Nasturtium = Tropaeolum majus L.
nenas = Ananas comosus
Ngokilo = Strobilanthes laevigatus clarck
Nilam = Pogostemon cablin benth
Nipah = Nypa fruticans Wurmb.
Njari = Sonchus javanicus jungh
Nona makan sirih = Clerodenoron thomsonae balf.f
Nusa indah = Mussaenda phylippica L.
Nyamplung = Calophyllum inophyllum L.
okari' = Terminalia kaernbachii
Oleande = Nerium oleander L.
Oleander = Nerium indicum mill
Oleander = Thevetia peruviana (pers.k.schum
Orang-aring = Tridax procumbens L.
Orang-artng = Eclipta alba l.hassk
Origanum = Origanum vulgare L.
Orok-orok hutan = Flemingia congesta roxb
orok-orok lembut = Crotalaria juncea
Orok-orok sapi = Crotalaria striata dc
Orok-orok = Crotalaria anagyroioes h.b.k
Ototan = Ajuga reptans bugle
Otot-ototan = Plantago lanceolarta L.
Pacar banyu = Impatiens platypetala lindl
Pacar cina = Aglaia odorata lour
Pacar kuku = Lawsonia inermis L.
Pacing hias = Costus malortieanus wendl
Pacing = Costus megalobrachtea k.schum
Pacing = Costus speciosus smith.
Pacing = Costus spiralis rosc
padi burung = Echinochloa crus-galli
Padi = Oryza sativa L.
Pakis haji = Alsophila glauca (bl.j.sm
Pakis haji = Cycas rumphii miq
Paku andam = Dicranopteris dichotoma (thunb.bernh
Paku ekor tupai. = Lepidogrammatis rostrata (bedd.ching
Paku kawat. = Lvgodium scandens (L.sw
Paku pandan = Asplenium prolongatum hook
Paku pecut = Pteris ensiformis burm
Paku pedang. = Microsorium buergerianum (miq.ching
Paku rane = Selaginella doederlinii hieron
Paku sarang burung = Neottopteris nidus (L.J.smith
Paku sepat = Nephrolepis cordifolia (L.presl
Paku tanah. = Lindsaea orbiculata (lamk.mett
Paku tanjung = Diplazium esculentum swartz
Pala = Myristica fragrans houtt
Palikan kebo = Euphorbia hirta L.
Palmarosa = Andropogon martini roxb
Pandan bidur = Pandanus bidur jungh.ex miq
Pandan kecil = Pandanus polycephalus lamk
Pandan kowang = Pandanus furcatus roxb
Pandan wangi = Pandanus amaryllifolius roxb
Pandan = Pandanus tectorius soland.ex park
Panili = Vanilla planifolia andrew
Pare belut = Trichosanthes anguina L.
Pare = Momordica charantia L.
Parijoto. = Medinella speciosa L.
Patah tulang = Pedilanthus pringlei robins
Paveta = Pavetta indica L.
'pejibaye' = Bactris gasipaes
Penawar jambe = Cycas revoluta thunb
pepaya = Carica papaya
Pepaya = Carica papaya L.
Peperomia = Peperomia pellucida kunth
Peru balsem = Myroxylon balsamum harms
petai cina, lamtoro = Leucaena leucocephala
petai = Parkia speciosa Hassk
Pete = Parkia speciosa hassk
Peterseli = Petroselinum sativum hoffm
Picisan = Cycloporus nummularifolius c.chr.
'pili' = Canarium ovatum
Pinang = Areca catechu L.
Pinten = Dicliptera chinensis ness
Pinus = Pinus merkusii jungh.& de vr
Piretrum = Pvrethrum cinerariaefolium trev
Pisang hias = Heliconia colinsiana
Pisang ungu = Musa acuminata colla
pisang = Musa
Plasa = Butea monosperma (lamk.taub
plikatulum = Paspalum plicatulum
Plumbago = Plumbago capensis thunb
Pohon mangkok = Nothopanax scutellarium merr
Pohon sapu tangan = Maniltoa granoiflora scheff
Poko = Mentha arvensis L.
Poncosudo = Jasminum pubescens willd
Ponon kamfer = Cinnamomum camphora (L.presl
Posor = Pseudoranthemum diversifolium mio
Prabu kenyo = Passiflora lunata willd
Prana jiwa = Euchresta horsfieldii (lesch.benn
Prasman = Eupatorium triplinerve vahl
Preh = Ficus ribes reinw
Pucung = Pangium edule reinw
Pule pandak = Rauwolpia verticillata lour
Pule = Alstonia macrophylla wall.ex g.don
Pulu pandak = Rauwolfia serpentina benth
Puluian = Urena lobata L.
Puring = Codiaeum variegatum bi.
Purwaceng = Pimpinella alpina k.d.s
Purwoceng gunung = Artemisia lactiflora wall
Puspa = Schima noronhae reinw
Putat = Barringtonia spicata bl
Puteran = Helicteres isora L.
putri malu = Mimosa pudica
Puyan = Aristolochia debile sieb.et zucc
Racunan = Euphorbia pulcherrima willd
Rambutan = Nephelium lappaceum L.
Rampelas = Ficus ampelas burm.f
Randa nunut = Drymaria cordata willd
Randu = Ceiba pentandra gaertin
Rane = Selaginella unsinata (desv.spring
Ranggis (Jawa = Lonicera japonica thunb
Ranggitan = Rubia cordifolia L.
rangkas = Vaccinium
Ranti = Solanum nigrum L.
Remek watu. = Hedyotis aur1cular1a L.
rukam = Flacourtia rukam
Rukam = Flacourtia rukam zoll.& mor
Ruku-ruku utan = Hyptts suaveolens (L.poit
Rumex = Rumex acetosa L.
rumput australi = Paspalum dilatatum
rumput awis = Thysanolaena latifolia
rumput bahia = Paspalum notatum
rumput bambu = Arundinaria pusilla
Rumput bambu = Pogonatherum crinitum (thunb.kunth
Rumput bayam = Corchorus acutangulus lamk
rumput bebek = Echinochloa colona
rumput benda laut = Panicum repens
rumput benggala = Panicum maximum
rumput bermuda, rumput grinting = Cynodon dactylon
rumput bintang = Cynodon nlemfuensis
Rumput bolon = Equisetum debile roxb
rumput bunga putih = Asystasia gangetica
rumput ceker ayam = Digitaria ciliaris
rumput columbus = Sorghum x almum
rumput cori = Brachiaria subquadripara
rumput digit = Digitaria milanjiana
rumput ekor kucing = Pennisetum polystachion
rumput embun = Bothriochloa pertusa
rumput emprit-empritan = Eragrostis tenella
rumput gajah = Pennisetum purpureum
rumput gamba = Andropogon gayanus
Rumput ganepo = Salvinia natans (L.all
Rumput gelam = Polygonum cuspidatum siep.et zucc
rumput guatemala = Tripsacum andersonii
rumput guinea ramping = Panicum maximum var. trichoglume
rumput hindi = Dichanthium annulatum
rumput italia = Paspalum distichum
Rumput jeboran = Commelina nudiflora L.
Rumput kawat. = Lycopodium cernuum L.
Rumput kelurut. = Lophatherum gracile brongn
rumput kemarau = Ischaemum muticum
rumput kemuncup = Chrysopogon aciculatus
Rumput kenop. = Kyllinga monocephala rottb
rumput kerbau derapah, kaci = Desmodium heterocarpon
rumput kerbau = Paspalum conjugatum
rumput ketam = Stenotaphrum secundatum
rumput kikuyu = Pennisetum clandestinum
rumput kinangan = Paspalum scrobiculatum
Rumput kipas = Selaginella tamarisc1na (bauv.spring
rumput koronivia = Brachiaria humidicola
rumput kumpai = Hymenachne acutigluma
rumput manila = Zoysia matrella
rumput melayu = Ischaemum magnum
Rumput merakan = Themeda arguen (L.hack
rumput musim panas hijau = Brachiaria distachya
rumput padang = Ischaemum ciliare
rumput pahit = Axonopus compressus
rumput pait = Ottochloa nodosa
rumput palisade = Brachiaria brizantha
rumput pangola = Digitaria eriantha
rumput para = Brachiaria mutica
Rumput putih = Chlorophytum comosum (thunb.baker
rumput randan = Ischaemum rugosum
rumput rhodes = Chloris gayana
rumput ruzi = Brachiaria ruziziensis
rumput sabi = Urochloa mosambicensis
rumput sarang buaya = Ischaemum timorense
rumput sinyal = Brachiaria decumbens
rumput sisik betok = Desmodium heterophyllum
rumput sudan = Sorghum x drummondii
rumput tapak jalak = Dactyloctenium aegyptium
rumput tombak, merakan = Heteropogon contortus
rumput udang = Eragrostis unioloides
rumputmerakan lanang = Themeda triandra (
'runner bean' = Phaseolus coccineus
Rusmarin = Rosmarinus ofrcjnalis L.
Saga = Abrus precatorius L.
sagu = Metroxylon sagu Rottboel
Salah nyowo = Poligonum barbatum L.
Salah nyowol = Jussieua erecta L.
'salak kumbar' = Salacca wallichiana
Salak = Salacca edulis reinw
salak = Salacca zalacca
Salam = Eugenia polyantha wight
Salfia = Salvia coccinea juss
Salfia = Salvia splendens sello
Saliyah = Rhododendron mucronatum bl.g.don
Sambang colok = Aerva sanguinolenta bl
Sambang darah = Excoecaria bicolor hassk
Sambang darah = Hemigraphis colorata hall.f
Sambeng = Lasia spinosa (L.thw
Samber lilen = Strobilanthes dyerianus mast
Sambiloto = Andrographis paniculata nees
sanagori = Codariocalyx gyroides
Sangketan = Achyranthes aspera L.
Sangketan = Achyranthes bidentata blume
Sangketan = Moschosma polystachium benth
Sangsri = Celosia argentea L.
sarikaya = Annona squamosa
'sauge' = Finchia chloroxantha
Sawi belanda. = Lactuca indica L.
Sawi India = Lactuca indica L.
Sawi lemah = Nasturtium indicum d c
Sawi putih = Brassica chinensis L.
Sawi = Brassica juncea (L.chern
sawo duren = Chrysophyllum cainito
sawo hitam = Diospyros digyna
sawo manila = Manilkara zapota
sawo putih = Casimiroa edulis
Sawo = Manilkara kauki dub
Sawomanila = Achras zapota L.
Sayor putih = Pisonia sylvestris t.& b
Sedap malam = Cestrum nocturnum L.
Segawesabrang = Adenanthera pavonina
Selasih = Ocimum basilicum L.
Selat = Lactuca sativa L.
Seledri = Apium graveolens L.
Seligi = Phyllanthus buxifolius muell.arg
semanggi landa = Trifolium repens
semanggi = Desmodium uncinatum
Semanggi = Hydrocotyle sibthorpioides lamk
Semanggi = Marsilea crenata presl
Semanggi = Oxalis corniculata linn
Semangka = Citrullus vulgaris schrad
Semboja Jepang = Euphorbia plumerioides teysm.ex hassk
Sembukan = Paederia foetida L.
Sembung kuwuk = Blumea lacera dc
Sembung = Blumea balsamifera dc
Senggani = Melastoma polyanthum bl
Senggugu = Clerodendron serratum spreng
Sengon laut = Albizzia falcataria (L.Fosberg
Senopodi = Chenopodium ambrosioides L.
Sente = Alocasia macrorrhiza schott
Senting = Cassia laevigata willd
sentro = Centrosema pubescens
Senu = Pipturus incanus (bl.wedd
Sere = Andropogon citratus dc
Sere = Andropogon nardus L.
SerpJIi = Thymus serphyllum L.
Seruni = Wedelia calendulacea less
setaria, sekoi = Setaria sphacelata
Seuseureuhan = Piper aduncum L.
Sidaguri = Sida rhombifolia L.
Sidawayah = Woodfordia floribunda salisb
Silibum = Silybum marianum (L.gaertner
Simbar layangan = Drynaria sparsisora moore
Simbar menjangan = Platycerium bifurcatum c.chr
Simbar pedang = Microsorium fortunei (mooreching
Sinyo nakal. = Ddranta repens auct.non jacq
sipadi = Ficus subcordata
siratro = Macroptilium atropurpureum
Sirih = Piper betle L.
sirsak = Annona muricata
sitrun = Citrus medica
Soka = Ixora coccinea L.
Solidago = Solidago lepida dc
Som jawa = Talinum triangulare willd
Som = Talinum paniculatum gaertn
Songgo langit = Quamoclit pinnata bojer
Sono keling. = Dalbergia latifolia roxb
Sosor bebek = Kalanchoe daigremontiana dc
Sosor bebek = Kalanchoe integre (medik)o.k
Sosor bebek = Kalanchoe laciniata (L.dc
Sosor bebek = Kalanchoe pinnata pers
Sri Rejeki = Oieffenbachia seguine (jacq.schott
Srigading = Nvctanthes arbor-tristis L.
Srikaya = Annona muricata L.
Srikaya = Annona squamosa L.
Stepania = Stepania hernandifolia (willd.walp
Stevia = Stevia rebaudiana bertonii m
Stropanti = Strophantus gratus (bth.baill
stylo perduan = Stylosanthes scabra
stylo = Stylosanthes guianensis
Suji = Pleomele angustifolia n.e.brown
Suket tulangan = Eleusine indica (L.gaertn
sukun = Artocarpus altilis
sukun = Artocarpus altilis (Park.Fosberg
Sukun = Artocarpus communis forst
Sumba kling = Bixa orellana L.
Suplir = Adiantum cuneatum langs.& fisch
Suruhan = Peperomia pellucida (l.h.b.k
Susudu = Euphorbia antiquarum L.
Suweg = Amorphophallus campanulatus bl
Tabat barito = Ficus deltoidea jack
Taiwan beauty = Cuphea hyssopifolia h.b.k
Tales = Colocasia esculenta schott
Tali putri = Cassytha filiformis L.
Talok = Muntingia calabura L.
Tanjung = Mimusops elengi L.
Tapak doro = Vinca rosea u
Tapak liman = Elephantopus scaber L.
Taraksakum = Taraxacum officinale wiggers
tarisi = Albizia lebbeck
Tarum = Indigofera sumatrana gaertn
Tebu = Saccharum officinarum L.
Tegari = Dianella montana bl
Teh kembang = Matricaria chamomilla L.
Teh = Camellia sinensis (L.)O.k
Teh-tehan merah = Acalypha microphylla L.
Tekelan = Eupatorium riparium reg.
Teki = Cyperus rotundus L.
Teki = Kyllinga brevifolia rottb
Tekomaria = Tecomaria capensis spach
Telasihan = Cinnamomum partenoxylon (jack.meissn
Tembakau India = Lobelia nicotiana L.
Tembakau = Nicotiana tabacuwi L.
Tembelek = Lantana camara L.
Tempuh wiyang = Emilia sonchifolia dc
Tempuyung = Sonchus arvensis L.
Temu giring = Curcuma heyneana val
Temu ireng = Curcuma aeruginosa roxb.
Temu kunci = Boesenbergia pandurata (roxb.)Schlecht
Temu lawak = Curcuma xanthorrhiza roxb
Temu mangga = Curcuma mangga val
Temu putih = Curcuma zedoaria (berg.roscoe
tengkawang = Shorea spp.
'tepary bean' = Phaseolus acotifolius
Tepussigung = Achasma coccineum val
terap = Artocarpus odoratissimus
Terate putih = Nymphaea alba L.
terong belanda = Cyphomandra betacea
Terong cepoka = Solanum torvum swartz
Terong mandras = Cyphomandra botacea sendtn
Terong ngor = Solanum indicum L.
Terong siam = Solanum sanitwongsei L.
Terong susu = Solanum mammosum L.
Terong teter = Solanum verbacifolium set.w
Terong = Solanum melongena L.
Terri = Thymus vulgaris L.
Tikusan = Clausena excavata burm.f.
timunan = Leptochloa chinensis
Timun-timunan = Trichosanthes cucumeroides maxim
tinloy = Chrysopogon orientalis
Tolod = Isotoma longiflora (L.presl
townsville stylo = Stylosanthes humilis
Trembesi = Pithecolobium saman benth
Trengguli = Cassia fistula L.
'tulip' = Gnetum costatum
turi rawa = Aeschynomene falcata
Turi = Sesbania grandiflora pers
Ubi kates = Ipomoea cairica (L.sweet
Ubi singkong = Manihot utillissima pohl
Umyung = Gynura aurantiaca o c
Uwi = Dioscorea alata L.
Uyah-uyahan = Ficus quersifolia roxb
uyung = Schefflera octophylla (lour.harms
Valerian = Valeriana officinalis L.
Verbaskum = Verbacum thapsus L.
vigna menjalar = Vigna parkeri
Viola = Viola hirta L.
Viola = Viola odorata L.
Waluh = Cucurbita moschata durch
wampi' = Clausena lansium
Waron = Abelmoschus moschatus medik
Waru gombong = Hibiscus similis bl
Waru lengis = Hibiscus tiliaceus L.
Wedahan = Dichrocephala auriculata (thunb.druce
Weru = Albizzia procera (roxb.benth
Wewehan = Monochoria vaginalis (burm.f.presi
Widosari = Ipomoea digitata L.
Wijaya kusuma = Hylocreus undatus (haw.)Britt.et rose
Wijen = Sesamum indicum L.
Wora-wari gantung. = Hibiscus schizopetalus (mast.)Hook.f
Wortel = Daucus carota L.
Wuluhan = Panicum palmifouum willd